Cara Kerja Fungsi VLOOKUP di EXCEL

VLOOKUP adalah salah satu fungsi yang paling banyak digunakan di Excel. VLOOKUP memungkinkan Anda mencari nilai di kolom di sebelah kiri, lalu mengembalikan informasi di kolom lain di sebelah kanan jika menemukan kecocokan.

VLOOKUP mengatakan:

  • Apa yang ingin Anda cari?
  • Di mana Anda ingin mencarinya?
  • Jika Anda menemukannya, berapa banyak kolom di sebelah kanan yang Anda inginkan untuk mendapatkan nilai?
  • Apakah Anda menginginkan kecocokan persis atau perkiraan?

Dalam bentuknya yang paling sederhana, fungsi VLOOKUP mengatakan:

= VLOOKUP (Apa yang ingin Anda cari, di mana Anda ingin mencarinya, nomor kolom dalam rentang yang berisi nilai untuk dikembalikan, mengembalikan kecocokan Perkiraan atau Persis – diindikasikan sebagai 1 / TRUE, atau 0 / FALSE).

Perhatikan gambar berikut:

Gambar 1: Daftar Nama Toko, Lokasi, dan Omzet

Untuk mencari omzet (D17) dari nama toko (C17), dituliskan rumusnya: =VLOOKUP(C17;B5:D14;3). Untuk lokasi toko (D20) dari nama toko (C20) dituliskan rumusnya: =VLOOKUP(C20;B5:D14;2). Dan untuk omzet (D23) dari lokasi toko (C23) dituliskan rumusnya: =VLOOKUP(C23;C5:D14;2).

Hasil dari operasi rumus di atas adalah seperti di bawah ini:

Gambar 2: Hasil Opeerasi VLOOKUP

Catatan: Jika nama toko pada sel C17 dan C20 serta lokasi toko pada sel C23 berubah, maka hasil pada sel-sel D17, D20, dan D23 pun ikut berubah.

Tip: Rahasia VLOOKUP adalah mengatur data Anda sehingga nilai yang Anda cari (Buah) ada di sebelah kiri nilai yang dikembalikan (Jumlah) yang ingin Anda temukan.

Ada empat bagian informasi yang Anda perlukan untuk membuat sintaks VLOOKUP:

  1. Nilai yang ingin Anda cari, juga disebut nilai pencarian.
  2. Rentang tempat nilai pencarian berada. Ingatlah bahwa nilai pencarian harus selalu berada di kolom pertama dalam rentang agar VLOOKUP berfungsi dengan benar. Misalnya, jika nilai pencarian Anda ada di sel C2, rentang Anda harus dimulai dengan C.
  3. Nomor kolom dalam rentang yang berisi nilai yang dikembalikan. Misalnya, jika Anda menentukan B2: D11 sebagai rentang, Anda harus menghitung B sebagai kolom pertama, C sebagai yang kedua, dan seterusnya.
  4. Secara opsional, Anda dapat menentukan TRUE jika Anda menginginkan kecocokan yang mendekati atau FALSE jika Anda menginginkan kecocokan tepat dari nilai yang dikembalikan. Jika Anda tidak menentukan apa pun, nilai default akan selalu BENAR atau mendekati cocok.

Catatan: Untuk contoh penggunaan dalam bentuk video, silakan tonton video VLOOKUP-HLOOKUP.

0 comments… add one

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.