Mengenal Fungsi IF pada Microsoft Excel

Fungsi IF pada microsoft excel merupakan fungsi excel yang penting dan sering digunakan. Bahkan fungsi IF ini adalah salah satu fungsi yang paling populer di Excel. Fungsi IF memungkinkan Anda dapat membuat perbandingan logis antara nilai dan apa yang Anda harapkan.

Artikel ini menyajikan informasi tentang penjelasan sederhana mengenai cara kerja fungsi IF pada Microsoft Excel beserta contoh penulisannya.

Penjelasan Sederhana Fungsi IF pada Microsoft Excel

Dalam bahasa Indonesia, IF berarti JIKA atau APABILA. Kalimat yang menggunakan kata JIKA adalah kalimat yang mempersyaratkan kondisi tertentu untuk terjadinya tindakan yang akan dilakukan.

Kalimat atau pernyataan yang menggunakan kata “jika” biasanya diikuti dengan kata “maka“. Jika … maka …. Contoh: “Jika kau tidak absen dalam satu bulan, maka aku berikan bonus untukmu.”

Dalam Excel, fungsi IF digunakan untuk menyatakan suatu keputusan berdasarkan kondisi yang dipersyaratkan. Jika kondisi terpenuhi, maka keputusan sesuai yang disebutkan. Begitu pula apabila kondisi tidak terpenuhi.

Dengan demikian dapat disebutkan bahwa fungsi IF adalah fungsi Excel yang digunakan untuk pengambilan keputusan berdasarkan persyaratan yang ditentukan.

Jika persyaratan terpenuhi maka keputusan diambil sesuai yang disebutkan. Tetapi jika kondisi yang dipersyaratkan tidak terpenuhi, maka keputusan lainlah yang diambil.

Namun berbeda dengan penggunaan kalimat bahasa Indonesia, yang apabila kondisi tidak terpenuhi tidak harus dituliskan. Dalam Excel, jika kondisi tidak dipenuhi pun keputusan lain harus dinyatakan.

Misalnya tertulis rumus seperti ini:

Pada syntax di atas terdapat tiga kolom di dalam kurung. Kolom pertama (logical_test) adalah kondisi (persyaratan) yang akan diuji. Kolom kedua (value_if_true) merupakan keputusan atau tindakan yang akan terjadi apabila logical test memenuhi syarat. Sedangkan kolom ketiga (value_if_false) adalah keputusan atau tindakan apabila logical test tidak terpenuhi.

Sekarang perhatikan gambar di bawah ini:

Apabila dibahasakan kalimatnya akan begini: Jika cell B3 adalah Apel, maka jawaban di C3 Benar; selain itu Salah. Artinya: jika di cell B3 tertulis Apel, maka pada cell C3 akan muncul tulisan Benar. Jika C3 tertulis Mangga atau yang lain selain Apel, maka C3 akan muncul tulisan Salah.

Berikut adalah hasil pengoperasian fungsi IF sebagaimana dicontohkan:

Pada gambar di atas terlihat bahwa pada cell C3 muncul tulisan Benar. Apabila rumus pada cell C3 tersebut di-kopi (salin) dan di-paste-kan (tempel) pada cell C4 dan C5, maka jawaban yang muncul masing-masing adalah Salah.

Lihat hasilnya di bawah:

Hasil untuk C4 dan C5, masing-masing adalah Salah. Hal ini terjadi karena pernyataannya untuk cell C4 seperti ini: =IF(B4=”Apel”;”Benar”;”Salah”). Artinya: Jika cell B4 tertulis Apel, maka C4 tertulis Benar; jika tidak maka Salah. Begitu pula terjadi pada cell C5.

Demikianlah penjelasan sederhana tentang cara kerja fungsi IF pada Microsoft Excel.

Baca juga artikel penting berikut:

  1. Menentukan Jumlah Siswa Berdasarkan Jenis Kelamin Pada Microsoft Excel;
  2. Menghitung Jumlah Siswa L-P Keseluruhan, Siswa L Saja dan Siswa P Saja;
  3. Tiga Cara Membuat Nomor Urut Pada Microsoft Excel Dengan Mudah Dan Cepat.
0 comments… add one

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.